Inilah Ponsel Android Pertama, Awal Penghancur Kejayaan Nokia & Blackberry

Satzan - Satu dekade lalu menjadi awal runtuhnya kedigdayaan ponsel sejuta umat, Nokia. Mimpi buruk itu adalah lahirnya ponsel android pertama. Tepatnya, September 2008 HTC meluncurkan HTC G1.

Kala itu persaingan terberat datang dari Blackberry dan Iphone. Nokia menyasar semua segmen pasar, sedangkan Blackberry memasang target menengah ke atas dan Iphone hanya membidik kalangan atas. Belum ada ponsel berbasis android dalam daftar pesaing mereka.

Kepercayaan diri Nokia bukan tanpa alasan. Mereka sudah punya nama besar. Tipe terbaru mereka selalu dinantikan kelahirannya. Begitupun dengan Blackberry yang begitu percaya diri dengan platform messenger mereka yang begitu terkenal, BBM (Blackberry Messengger).

Dominasi Nokia yang perlahan terkikis oleh Blackberry. Nokia masih mampu bertahan meskipun penjualannya sudah cukup banyak berkurang. Kehadiran Ponsel Android Pertama masih belum dianggap ancaman serius oleh para vendor ponsel papan atas ini.

Pada mulanya, Google membentuk sebuah aliansi bersama dengan 34 perusahaan lain. Tujuannya ialah membangun sebuah sistem operasi yang bersifat open source. Awal November 2007, Google mengumumkan melalui konferensi pers atas terbentuknya Open Handset Alliance.

HTC yang menjadi salah satu anggota aliansi pun secara resmi mengeluarkan Ponsel Android pertama mereka. HTC G1 diperkenalkan kepada Dream, 23 September 2008 dan akan dipasarkan oleh T-Mobile pada Oktober 2008 di Amerika Serikat.

Sistem operasi open source menjadi pintu bagi semua pihak untuk mengembangkannya menjadi lebih sempurna. Kemampuan terbatas dari tim pengembang sebuah perusahaan dapat terpecahkan dengan kerjasama semua pihak yang berminat mengembangkan sistem operasi ini. Sehingga keamanan, dukungan, hingga kenyamanan pengguna dapat dinikmati. Hingga pada akhirnya, yang menjadi fokus sebuah vendor adalah tentang apa yang mereka tawarkan dalam genggaman pengguna. Ini menjadi persaingan yang sempurna.

Nokia yang bertahan dengan Symbian Os semakin tergerus. Begitupun Blackberry yang terpaksa menjual platform messenger kebanggaan mereka, BBM yang kemudian diadaptasi ke dalam sistem android. Bukan karena HTC G1 mereka terjatuh. Tapi “apa” yang ada di dalam HTC G1 lah yang pada akhirnya menjadi mimpi buruk. Android menjadi sistem operasi yang paling diminati, hingga mereka pun mau tidak mau mengikuti tren itu. Menanamkan android pada perangkat mereka.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama