Salah Ketik, Ini Nama Asli Google Dulu


Satzan - Tak pernah disangka, sebuah mesin pencari paling populer di dunia saat ini ternyata memiliki nama berbeda. Google menjadi brand paling kuat di dunia. Nama besarnya dikenal oleh mungkin seluruh pengguna Internet dari seluruh dunia. Bahkan bisa dibilang, tidak ada yang tidak kenal google. Jika ditanya, sangat sedikit pengguna yang menggunakan mesin pencari lain.

Saking melekatnya brand google, pengguna menyebutkan bahwa google-lah narasumber segalanya. Mulai dari frasa "kata google", "tanya mbah google", "googling aja" sering dijumpai oleh kita. Meski sebenarnya bukanlah google yang secara resmi menjadi narasumber atas semua informasi, edukasi hingga hiburan yang ada. Google hanyalah penyedia jasa pencarian yang menghubungkan pengguna dengan web yang tepat. Tanpa google, kita harus mengetahui alamat website yang kita tuju. Sedangkan alamat website di seluruh dunia ada jutaan website dengan segala macam spesialisasinya.

Di forum diskusi brainstorming di Universitas Stanford tahun 1997, Larry Page dan Sean Anderson berdiskusi tentang penamaan situs indeks data besar dengan mahasiswa lainnya. Anderson mengusulkan nama “googolplex” dan Larry menyingkatnya menjadi “googol”. Googolplex sendiri memiliki arti satu angka yang memiliki kuantitas terbesar, angka yang diikuti oleh 100 juta angka nol di belakangnya. Diharapkan menjadi indeks tak terbatas pada akhirnya.


Namun, saat Anderson memeriksa ketersediaan domain tersebut, dia membuat kesalahan saat mengetik. Ia menulis “google”. Hingga pada akhirnya, Larry mendaftarkan nama situs tersebut untuk dirinya dan Sergey Brin. Domain didaftarkan pada 15 September 1997.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama